Dalam lingkungan server, konfigurasi static IP sering diperlukan untuk memastikan perangkat tetap memiliki alamat IP yang tetap, terutama dalam pengaturan jaringan yang lebih kompleks. Artikel ini akan membahas cara mengatur static IP pada AlmaLinux menggunakan NetworkManager, dengan contoh berikut:
- Gateway:
1.1.1.108 - Usable IP:
1.1.1.109 - Subnet Mask:
255.255.255.254(/31subnet) - Interface: eth0
1️⃣ Menentukan Nama Interface
Sebelum mengubah konfigurasi jaringan, pastikan Anda mengetahui nama interface yang akan digunakan. Gunakan perintah berikut:
nmcli con show
Sebagai contoh, kita menggunakan interface eth0.
2️⃣ Menetapkan Alamat IP Statis
Gunakan perintah berikut untuk mengatur alamat IP statis sesuai dengan subnet yang diberikan:
sudo nmcli con modify eth0 ipv4.addresses 1.1.1.109/31
3️⃣ Menentukan Gateway
Karena subnet /31 hanya memiliki dua alamat (satu untuk gateway dan satu untuk host), tetapkan gateway sebagai berikut:
sudo nmcli con modify eth0 ipv4.gateway 1.1.1.108
4️⃣ Menambahkan DNS
Menambahkan DNS dapat membantu dalam resolusi nama domain:
sudo nmcli con modify eth0 ipv4.dns 8.8.8.8
sudo nmcli con modify eth0 ipv4.dns 8.8.4.4
5️⃣ Mengatur Metode Koneksi ke Manual
Pastikan metode konfigurasi ditetapkan sebagai manual agar tidak memperoleh IP dari DHCP:
sudo nmcli con modify eth0 ipv4.method manual
6️⃣ Menerapkan Konfigurasi
Setelah pengaturan selesai, aktifkan kembali koneksi agar perubahan diterapkan:
sudo nmcli connection down eth0 && sudo nmcli connection up eth0
7️⃣ Verifikasi Konfigurasi
Periksa apakah konfigurasi berhasil diterapkan dengan perintah berikut:
ip addr show eth0
Kesimpulan
Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat memastikan server menggunakan static IP dengan subnet /31 yang sesuai untuk koneksi point-to-point. Pastikan konfigurasi ini sesuai dengan kebutuhan jaringan Anda!
Jika ada kendala atau pertanyaan tambahan, jangan ragu untuk bertanya! 🚀
Leave a Reply